Teman, satu demi satu saya akan terus mengekspos kekayaan budaya Indonesia menjadio latar belakang template blogger. Kali ini gambar wayang kulit. Templatenya terdirio dari 2 kolom, lengkap dengan fasilitas readmore dan daftar isi sertu navigasi menu yang unik. Klik gambar untuk lihat live-example nya. Klik sini untuk download.

Dalam cerita wayang di Indonesia, Anoman adalah tokoh penting yang menghubungkan ceritera Ramayana dan Mahabarata. Dia menjadi tokoh di samping Prabu Rama Wijaya ketika melayan Rahwana, sang angkara. Pada saat-saat menentukan, dia tetap tampil melawan angkara (penitisan Rahwana) dalam kisah mahabarata. Sosok tubuhnya adalah kera, tetapi berbulu putih, seputih hatinya. Siapa ingin membuat kristiknya? Cukup sederhana kok: hanya 15 warna dengan dimensi 150w x 176h tusukan. Download gratis.
Download gratis. Poster kecil sumber desain pola kristik Eyang Semar ini saya beli seharga 400 rupiah dan berisi dua tokoh wayang. Jadi satu kepala semar berharga 200 rupiah. Murah sekali. Gorengan mendoan di Purwokerto rata-rata 750 rupiah. Kasihan. Sudah gitu, cari gambarnya agak susah. Tukang poster di trotoar Sudirman tidak punya. Mereka lebih suka menggelar gambar-gambar cantik bintang film atau tokoh superhero modern. Toko yang jualan permainan anak-anak (toko kuno) seperti kelereng, dsb punya poster tokoh wayang tetapi bukan Eyang Semar yang saya incar. Akhirnya saya mesti ke toko lain yang biasa untuk perkulakan. Terpaksa deh beli beberapa gambar lain sampai seharga 10 ribu. Malu di perkulakan kok cuma beli satu 400 rupiah, parkirnya saja 500rupiah. He he ...Siapakah Semar di jaman ini? Mungkin ada mungkin juga tidak. Dia itu tokoh simbol dari idealisme pribadi yang nyaris sempurna (kecuali penampilan fisiknya). Siapakah tokoh kita yang sesempurna itu? Apakah yang gambarnya dipasang di setiap pohon pinggir jalan? Atau yang senyum dan janjinya nongol di setiap pergantian acara tv? Wah terus terang saya malah bertanya-tanya. Mereka nyetak ribuan poster begitu habis berapa duit. Mestinya harga poster mereka tidak semurah posternya Eyang Semar khan. Iklan di tv habis berapa miliar? Apakah ongkos itu nantinya tidak dibebankan kembali ke masyarakat? Maukah mereka bisnis rugi: demi negara (karena merasa negara sungguh membutuhkan tokoh handal seperti dirinya) rela mengorbankan uang? Smoga ada tokoh yang betul-betul Nyemar. Kasihan negara ini kalau selalu dibohongi para politisi bermental licik dan gemar korupsi. Weleh weleh sok berpendapat ya, jangan diambil ati karena otak saya cuma dinutrisi sama mendoan. Mending soal pola kristik saja. Yang mau download pola gratisnya klik di sini. Gratis dari kampanye Partai Cinta Tusukan.
Wayang free cross stitch pattern.
Mungkin inilah pola kristik wayang yang pertama di Indonesia dan di dunia. Saya senang mempersembahkan pola ini untuk semua pecinta kristik. Dulu ada teman dari Jakarta yang menantang saya untuk membuat pola kristik yang khas Indonesia, motif batik misalnya. Tantangan itu belum saya garap, maaf. Semoga pola yang ini cukup mewakili ke khas-an budaya kita.
Dan terus terang saja, pola ini belum maksimal. Wayang penuh detil. Dengan keterbatasan ruang kristik (untuk pola ini saya desain lebar 250 stitches), terpaksa banyak detil tidak dapat terekspos. Lagi pula saya tetap berpegang pada prinsip "membuat pola yang dapat betul-betul dikerjakan". Oleh karenanya saya hanya memakai 10 warna dmc. Pasti akan lebih bagus kalau saya memakai 20 warna atau lebih. Tetapi para pecinta kristik akan sulit mengerjakannya. Dengan warna sebanyak itu hanya ada dua pilihan: harus membeli berpuluh benang dmc atau para pemakai benang nilon tidak akan menemukan warna benang yang diminta. Pola bagus tapi sulit dikerjakan. Sia-sia. Akhirnya, selamat menikmati pola ini.






