Inilah proyek kristik terbaru [my recent cross stitch project] yang sedang saya kerjakan. Kali ini saya mencoba hal baru. Saya tidak lagi memakai gaya lama dengan warna minimal, tetapi nyaris full color, 30 warna. Jangan perhatikan meja kerja saya yang berantakan, tapi lihatlah mata saya sudah mulai kelihatan satu, lagi melotot. Lumayan lah untuk dua hari duduk mengerjakan.


Foto yang kami gunakan untuk desain adalah foto kami sendiri ketika sedang di stasiun kereta pinggiran Paris tiga tahun silam.

Di bawah ini adalah gambar desain pola kristik dari foto atas. Saya menggunakan 30 warna. Sengaja saya memakai kain 11 ct, untuk menghemat mata.
LABEL -

Kristik foto ini saya selesaikan pada awal Desember ini. Agak lama karena pengerjaannya kadang terhenti oleh kegiatan lain.

Teman-teman, di dunia ini ada jutaan pecinta kristik. Di internet saja sekarang sudah ada jutaan halaman yang berhubungan dengan cross stitch. Beruntunglah kita yang menyukai kristik. Kita telah menikmati sesuatu yang boleh dikatakan bersifat universal.

Dalam berjuta keragaman itu, Indokristik hadir. Hanya titik kecil di tengah lautan pencipta desain yang penuh dedikasi dan berbakat seni tinggi. Saya (sebagai pemilik, direktur dan kuli-nya Indokristik) sudah beruntung ada beberapa teman yang mau melirik hasil buatan Indokristik yang kurang bermutu. Semoga teman-teman yang sudah terlanjur mengerjakan desain saya tidak kecewa.

Saya akan tetap mengembangkan model desain yang khas Indokristik, yaitu minim warna. Kalau saya amati, tidak banyak yang menekuni model ini. Akan bagaimana selanjutnya? Wah otak kecil yang sudah terlanjur tua ini harus belajar lagi ....
Saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idhul Fitri untuk semua teman-teman muslimin. Tidak lupa saya mohon maaf lahir batin (sesungguh-sungguhnya) kalau selama ini pelayanan dan pergaulan saya kurang membuat berkenan. Selamat Idhul Fitri juga untuk Pak Latief.

Sampai saat ini, dia belum tahu kalau saya buatkan kristik foto. Beberapa hari lagi, saya akan membuatnya kaget.

Siapakah Pak Latief itu? Dia adalah penjual bakso di depan kolam renang jalan Gerilya Timur Purwokerto. Kalau kalian kebetulan lewat, jangan lupa mampir. Tempat jualannya memang sederhana, tetapi baksonya enak. Mengapa enak? Kuncinya terletak pada "tidak pelit". Dia mau menyisihkan sebagian keuntungannya untuk menambah rasa dan kepuasan pelanggan.

Bagi saya, Pak Latief adalah sosok yang menarik. Gigih berusaha di bidangnya sudah pasti. Selain berjualan di tempat ini, dia masih punya 2-3 gerobak lagi yang berjualan keliling. Dia juga rajin beribadah. Sholat tidak pernah lalai. Hari kamis sore, dia pulang kampung, malamnya langsung mengadakan pengajian bersama, esoknya (hari Jumat) dia libur. Selama bulan puasa ini, dia full tidak berjualan.

Sekali lagi selamat ber Idhul Fitri teman-teman, juga Pak Latief. Adalah keuntungan saya dapat mengenal dan bergaul dengan kalian semua. Salam ...

Baca juga proses pembuatan kristik ini: Hari pertama, Hari ke-2 dst.

Kristik hari ke-1
Kristik hari ke 3-5
Kristik hari ke-6

Satu yang membuat kristik foto menarik adalah kuatnya rasa penasaran ketika sedang mengerjakannya. Jari-jari tangan rasanya selalu terpacu untuk terus maju. Tusukan demi tusukan seolah mengejar jawaban "mau jadi apa ya nantinya?". Kemarin saya sudah menyelesaikan satu mata, hidung dan sebagian mulut. Hari ini saya menyelesaikan sebelah pipi dan satu mata lagi. Nah ini dia. Pak Latief sudah benar-benar kelihatan. Rasa penasaran saya hari ini sudah terobati. Besok masih penasaran lagi ngga ya ...? Harus. Kalau tidak, jadilah bosan. Habis itu malas untuk melanjutkan. Sering khan begitu.






Kristik hari 1
Kristik hari 3-5
Hasil Akhir

Keraguan membuat kerja terhambat. Itu yang terjadi pada proses pengerjaan kristik ini. Berawal dari sial saja. Siapa mau disalahkan kalau koleksi benang wol di lemariku dan di toko-toko benang Purwokerto tidak lengkap. Akibatnya beberapa jam aku harus pasang bongkar benang karena ternyata tidak cocok. Setelah akhirnya berketatapan hati dengan pilihan kali ini pun saya masih ragu. Melangkah beberapa tusukan saya berhenti, melihat-lihat lagi cocok apa ngga. Wuuh ...

Walaupun pilihan warna yang saya pakai tetap belum pas di hati, saya terus melanjutkan saja. Saya pikir kalau ragu-ragu terus tidak akan pernah maju. Gampang lah ... nanti kalau ternyata tidak kelihatan bagus, buang saja ... Orang yang mau saya kasih kristik belum tahu ini. Semoga tidak ya ... kasihan khan tenaga beberapa hari terbuang percuma.

Nah ini sudah kelihatan bagian pentingnya: mata hidung dan mulut. Bagaimana pendapat teman-teman? Terlalu gelap ya bagian gelapnya? Aduh sudah sejauh ini ... tolong deh. Atau kita lihat perkembangannya satu dua hari lagi. Eh siapa tahu, dalam konteks yang lebih utuh kelihatan bagus. Semoga ya.





Hari Pertama
Proses
Hasil Akhir


Sesuai janji saya kemarin, saya akan membiarkan teman-teman mengintip satu proyek yang sedang saya kerjakan. Foto di samping adalah hasil kerja saya kemarin malam selama beberapa jam. Belum seberapa, tetapi menarik karena saya menemukan hal baru.

Coba teman-teman perhatikan lebih seksama foto di samping. Terlihat garis kotak-kotak. Ya saya sengaja membuat garis dengan pulpen di kain kristik saya per hitungan 10 tusuk. Posisi garisnya sama persis dengan garis bantu yang ada di pola.

Ternyata garis-garis itu sangat mempermudah saya. Dengan leluasa saya bisa langsung melompati ruang kosong yang sekian jauh hitungannya. Tanpa garis itu, saya harus mengisi terlebih dahulu ruang kosong itu.

Ternyata juga, garis itu menjadi peringatan yang sangat ampuh ketika saya akan jatuh dalam kesalahan. Hitungan yang tidak semestinya dapat langsung ketahuan sebelum terlanjur panjang dan diikuti banyak tusukan salah yang lain. Nah, pembuatan garis bantu ternyata menjadi satu cara untuk "mencegah kesalahan" dalam pengerjaan kristik. Trik sederhana tapi berguna.

Dalam kasus kain dan benang yang saya pakai, garis itu akan hilang tertutup benang. Kalau teman-teman mau mencoba .... silahkan. Hak cipta-nya belum saya urus he he

Refleksi

Dalam hidup, patokan garis lurus yang tegas untuk tingkah laku dan pemikiran, juga sangat membantu untuk menjaga hidup selalu dalam track yang benar. Betul ngga?!



Setelah dikerjakan sekian lama akhirnya kristik keponakan dan dua anak kembarnya selesai juga. Betul-betul lama, 6 bulan lebih. Maklum tidak setiap hari tersentuh. Ya begitulah nasib kristik. Urusan membuat pola atau mengerjakan kristik yang menghasilkan duit, tentu saya dahulukan. Begitu juga urusan rumah tangga baik yang rutin atau tidak, juga saya utamakan. Sisa waktu, kalau pas tidak tertabrak acara malas dan ngantuk baru pegang jarum ke kristik ini.

Ahh lega rasanya. Sudah terpikir satu proyek kristik yang baru. Tadi sudah saya mulai tapi harus saya bongkar lagi karena komposisi benangnya belum pas. Untuk proyek yang satu ini, teman-teman bisa mengintip perkembangannya dari hari ke hari. Mulai besok ya ...

Info----- ukuran pola 250w x 360h stitches, 12 warna. Ukuran jadi (sebelum pigura) 75 cm x 105 cm. Harga paket pola-kain-benang wol Rp 350.000,- Harga jadi Rp 5.500.000,-


Beberapa hari lalu, saya tiba-tiba mempunyai ide mau memberi hadiah ulang tahun berupa kristik foto wajah. Sengaja saya buat kecil, hanya bagian inti dari wajah. Saya kepingin dalam sehari semalam kristik itu selesai. Pigura sudah siap, pola dan kain benang kristik juga sudah tersedia. Persis malam hari sebelum hari ultah, saya mulai mengerjakan ...
... saya tinggal bobo dulu ya: Purwokerto mendung ... enak untuk tidur.
Info------
harga kristik jadi ukuran ini (24 cm x 30 cm) Rp 750.000,-
(termasuk pigura dan ongkos kirim Jawa)
harga paket pola-kain-benang(wol) Rp 150.000,-
(termasuk ongkos kirim Jawa)


ternyata sampai sore hari esok harinya, ketika kami sudah mendapat kiriman mie panjang umur kristik itu belum selesai. Padahal semalam sudah saya lembur. Pagi-pagi ketika saya belum bangun, istri saya sudah menyambung kristik yang saya tinggal. Saya ambil alih lagi setelah pagi minum kopi. Sampai mata terasa pegal ... tidak selesai juga.
Apakah teman-teman pernah mempunyai proyek kristik ngebut mengejar target seperti saya? Apakah target waktu saya tadi realistis?
Pola yang saya kerjakan berdimensi 70w x 100h stitches, dan hanya memakai 5 warna. Kecil dan sederhana. Pola yang tercetak pun hanya satu halaman kuarto. Dalam perhitungan ngawur saya, mestinya itu dapat selesai dalam sehari semalam. Saya lupa satu hal: yaitu kecepatan ngristik saya berapa tusukan sih per menit, dalam satu jam dapat menyelesaikan berapa banyak.
Itulah kunci untuk memperkirakan berapa lama suatu proyek kristik selesai. Hitungannya begini: saya ambil contoh pola yang saya kerjakan kemarin.
Dimensi pola 70 x 100 tusukan, berarti total 7.000 tusukan. Dengan kecepatan 10 spm (istilah saya: stitches per minute), dalam 60 menit saya dapat mengerjakan 600 tusukan, kristik itu akan selesai dalam 11,6 jam (7000 : 600). Dengan kecepatan 5 spm, selesai dalam 23 jam.
Sebenarnya hitungan saya realistis. Saya memperkirakan kecepatan kristik saya 5 spm. Jadi dalam sehari-semalam proyek itu akan selesai. Tapi rupanya hitungan itu meleset. Kecepatan sebenarnya kristik saya tidak mencapai 5 spm.
Saya dulu menghitung kecepatan tangan saya ketika membuat blok satu warna. Benar saya bisa mencapai 10 spm. Tapi itu rupanya "top speed" yang tidak akan bertahan lama. Ketika konsentrasi sudah menurun pasti akan segera menjadi lebih lamban. Masuk ke daerah rumit ditambah harus ganti warna, kecepatan itu akan lebih berkurang lagi. Karena itulah saya menduga kecepatan saya sekitar 5 spm. Ternyata salah juga. Yang benar mungkin hanya 3 spm.
Dengan kecepatan 3 spm pola itu baru akan selesai dalam 39 jam non-stop. Kalau dalam sehari saya hanya bisa mengerjakan selama 8 jam maka kristik itu baru akan selesai dalam 5 hari.


Rumus hitungan:
jumlah total tusukan (jumlah panjang x lebar pola) mis. 7000
dibagi
kecepatan kristik permenit, mis. 5 tusukan (7000 : 5 = 1400)
dibagi
60 (satu jam) jadi 7000 : 5 : 60 = 23,3 jam
= jumlah total jam yang diperlukan secara keseluruhan


Cara Menghitung Kecepatan Kristik
Saya menghitung kecepatan kristik saya ketika melakukan blok satu warna. Rupanya itu tidak tepat. Kalau teman-teman mau menghitung kecepatan kristik pribadi, saya kira lebih tepat memakai cara di bawah ini:

Tentukan area dalam pola untuk dikerjakan, misalnya supaya lebih akurat 20 x 10 hitungan. Pilih area pola yang tidak hanya satu warna dan beraneka bentuk. Tandai waktu ketika memulai mengerjakan area itu. Kerjakan dengan "kecepatan kamu yang biasa" hanya area yang dipilih itu sampai penuh semua dan benar. Hitung menit yang diperlukan sampai selesai. Lalu hitung lagi 200 dibagi menit yang kamu pakai, misalnya 40 menit. Jadi kecepatanmu 5 spm (stitches per minute) tusukan per menit. Gampang khan.

Kalau kamu sudah ketemu kecepatan rata-rata kristikmu, kamu dengan gampang pula dapat memperkirakan berapa jam yang diperlukan untuk menyelesaikan satu pola.

Teorinya begitu, tapi khan ada anak nangis, ada suami minta kopi, ada tetangga yang datang berkunjung .... ya itulah hidup. Tidak ada rencana yang sempurna.
Cross stitch photo is one alternate way to make your photo more artistic.
Now, I will show you how a cross stitch photo born...
1
Choose your clear foto
ExampleOriginal Photo
2
Convert the photo to a cross stitch pattern
see the image below (klik to enlarge).
The Cross Stitch Pattern

download link the pattern
7days of cross stitch work


Finished Cross Stitch ready to framed and hang in the wall.

Do you want me to do the same with your photo? Send me your photo via email for free trial.

LABEL -
Gambar pola kristik yang sedang diproses: foto diri sendiri.
Pola memakai 6 warna, ukuran 100x130 stitches.
Mau lihat bagaimana proses perkembangannya? (gambar kerja hari 1-6)


Akhirnya pada hari ke-8 kristik selesai

to get Hannah Montana, Elvis Presley, Barack Obama, Jesus, mother Mary free cross stitch pattern (chart), etc click here. Turn your photos to cross stitch pattern in special way: Indonesian way, for just $20.

Go to Free Cross Stitch Patterns




Contoh hasil kristik foto
(example of cross stitch photo)

Foto asli (original photo): my beautiful lady
Bawah: kristik jadi, 5 colors, 150x200 stitches (45x60cm)
Kategori sedang. Selesai dikerjakan dalam 3 minggu.











Kristik foto saya pribadi setelah dikerjakan 5 hari (after 5 days work). 5 colors 100x125 stitches. Kategori: kristik sangat mudah, dapat diselesaikan dalam 1 minggu.



Potret of a man (5 colors, 150x200 stitches). Kategori sedang. Dapat selesai dalam 2 minggu.









Kristik foto sederhana: 5 warna, ukuran 30x45 cm. Walaupun sederhana tetapi hasilnya indah dan artistik (menurut saya). Model ini cara paling praktis untuk membuat kristik foto. Cepat tetapi memuaskan.

Lihat proses pengerjaan kristik ini dari hari ke hari ..

Pesan pola untuk kristik foto kamu sendiri! Murah: mulai dari 40rb. Kode pola sangat jelas (tajam dan tidak mirip-mirip), warna bisa ditentukan sendiri (bisa pakai benang DMC bisa juga benang wol biasa).



[Lihat contoh hasil kristikan yang lain]